Rate Biaya Asuransi Mobil Yang Diputuskan OJK

asuransi mobil
Image source bisinis liputan 6

Mungkin bagi beberapa orang asuransi mobil merupakan hal yang biasa, karena sudah banyak orang yang sudah memiliki asuransi mobil.  Apalagi jika harga premi sudah di tentukan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang mengharuskan perusahaan asuransi menjaga biaya premi yang diteta[kan bagi masyarakat.

Surat edaran yang disebut yaitu Surat Edaran (SE) OJK Nomer 6/D. 05/2013 perihal Penetapan Tarif Premi Dan Ketetapan Biaya Akuisis Pada Lini Usaha asuransi mobil, Serta Harta Benda Dan Tipe Kemungkinan Spesial Mencakup Banjir, Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi serta Tsunami yang telah di tetapkan pada awal tahun 2014 lalu.

Surat edaran pada tanggal 31 Desember 2013 tersebut dipandang memiliki nilai positif dalam menentukan tarif premi biaya asuransi mobil yang akan di tetapkan untuk para perusahaan asuransi. Aturan yang berlaku tersebut tidak hanya di buat begitu saja akan tetapi ketentuan ini dibuat dari hasil diskusi dengan sungguh-sungguh karena dibuatnya aturan ini didiskusikan berbarengan dengan asosiasi-asosiasi, para perusahaan asuransi dan beberapa orang pelaku industri asuransi.

Tujuan OJK mengeluarkan aturan tersebut ialah supaya terwujudnya persaingan yang sehat antar perusahaan asuransi mobil sehingga tidak merugikan pemegang polis. Juga diharapkan persaingan harga yang terjadi dengan perusahaan asuransi dapat dijauhi sehingga aspek layanan kepada pemegang polis/nasabah lebih diprioritaskan.

Sebenarnya peraturan yang diberikan pada tarif premi asuransi mobil  ini sudah ada sejak lama ditetapkan yaitu melalui Menteri Keuangan (PMK) No 74/PMK 010/2007 perihal penyelenggaraan pertanggungan asuransi untuk asuransi kendaraan bermotor dan sesungguhnya peraturan yang dibuat OJK tersebut hanyalah sebuah penyempurnaan dari ketentuan Menteri Keuangan.

Baca juga : Biaya Asuransi Mobil Bikin Pusing ? Ini Solusinya

Akan tetapi, karena segala proses yang terjadi di lapangan tidak pernah sesuai dengan harapan, akhirnya OJK merasa perlu melakukan sebuah perbaikan dalam menentukan peraturan. Sehingga, OJK menilai bahwa PMK tersebut masih tetap tidak mencukupi, karena masih saja menyebabkan perang taruf premi yang tidak sehat antar perusahaan asuransi dan bisa jadi dapat merugikan pemegang polis/konsumen.

OJK menentukan tarif premi pada asuransi mobil dengan membuat adanya tarif atas dan tarif bawah pada premi, maksud dari di buatnya batasan tarif atas tersebut ialah dengan tujuan melindungi masyarakat dari penentuan premi yang terlalu berlebihan (over-pricing), sedangkan tujuannya dibuat tarif bawah ialah supaya perusahaan asuransi tidak memberikan promo yang berlebihan dengan cara menetapkan premi yang murah sehingga membuat perusahaan asuransi mobil tersebut akhirnya menjadi merugi dan tidak mampu membayar klaim kepada nasabahnya.

Tabel premi yang ditetapkan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan)

Asuransi Mobil
image source surat edaran Otoritas Jasa Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK juga menentukan tarif premi asuransi mobil berdasarkan dengan zona wilayahnya, tentunya tarif premi wilayah 1 dengna wilaya 2 akan berbeda begitu juga untuk wilayah 3 bagian Indonesia akan berbeda dengan wilayah 1 maupun 2. Berdasarkan yang ditetapkan oleh OJK wilayah 1 ialah Sumatera dan sekitarnya, wilayah 2 ialah DKI Jakarta, Banten juga Jawa Barat, dan yang terakhir wilayah 3 ialah terkecuali dari wilayah-wilayah tersebut. Dengan adanya pematokkan premi ini, perusahaan asuransi pun akhirnya menjadi tidak memiliki perbedaan premi yang terlampau jauh, sehingga rakyat bukan lagi melihat premi mana yang termurah namun mana pelayanan terbaik yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan asuransi mobil tersebut.

Bandingkan asuransi mobil dengan biaya termurah disini : https://www.cekpremi.com/asuransi-mobil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *